<head> Tgk H Abrar Zym Ingatkan Jaga Lisan, Hindari Fitnah dan Ghibah di Mimbar Masjid Raya Baiturrahman Aceh -->

Back Groud MRB (atas)


 

Pengumuman

Jadwal Shalat

Tgk H Abrar Zym Ingatkan Jaga Lisan, Hindari Fitnah dan Ghibah di Mimbar Masjid Raya Baiturrahman Aceh

mrb
Friday, October 16, 2026, October 16, 2026 WIB Last Updated 2026-10-16T11:38:27Z


Khatib Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Tgk H Abrar Zym SAg MH mengingatkan umat Islam agar senantiasa menjaga lisan dari perkataan buruk, fitnah, ghibah, dan adu domba. Pesan tersebut disampaikan dalam khutbah Jumat di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat 16 Oktober 2026


Dalam khutbahnya, Abrar Zym menegaskan bahwa menjaga lisan merupakan bagian penting dari ketakwaan. Menurutnya, ibadah seperti salat, puasa, zakat, dan haji harus berjalan seiring dengan pembentukan akhlak mulia, termasuk menjaga ucapan agar tidak menyakiti orang lain dan merusak persaudaraan.


Ia mengingatkan jemaah pada firman Allah SWT dalam Surah Al-Ahzab ayat 70–71. Allah memerintahkan orang-orang beriman untuk bertakwa dan menyampaikan perkataan yang benar (qaulan sadida). Selanjutnya, Allah menjanjikan perbaikan amal dan ampunan dosa bagi mereka yang menaati-Nya dan Rasul-Nya, serta keberuntungan yang besar bagi orang-orang yang taat.


“Jika tidak mampu berkata baik, lebih baik diam. Jangan sampai perkataan kita menjadi sumber dosa, menyakiti sesama, atau memicu perselisihan,” demikian pesan yang ditekankan dalam materi khutbah tersebut.


Khatib juga mengingatkan bahaya prasangka buruk, sebagaimana dijelaskan dalam Surah Al-Hujurat ayat 12. Ayat tersebut melarang umat Islam berprasangka buruk, mencari-cari kesalahan orang lain, dan menggunjing.


Ia menjelaskan bahwa fitnah dan permusuhan dapat bermula dari ucapan yang tidak dijaga. Karena itu, setiap Muslim perlu memastikan kebenaran informasi sebelum menyampaikannya, tidak mudah menyebarkan kabar yang belum terverifikasi, serta menghindari perkataan yang dapat memperkeruh keadaan.


Untuk menjaga lisan, ia menekankan tiga langkah penting, yakni berpikir sebelum berbicara, menjauhi ghibah dan fitnah, serta mengendalikan amarah dan emosi. Menurutnya, kemampuan menahan diri ketika marah merupakan bagian dari upaya menjaga akhlak dan menciptakan hubungan sosial yang harmonis.


“Jika masih bisa merangkul, untuk apa memukul? Jika bisa mengajak, untuk apa mengejek? Islam itu indah, mengajarkan kedamaian dan tidak membenarkan perbuatan mengadu domba,” pesannya.


Menutup pesannya, Abrar Zym mengajak jemaah menjadikan lisan sebagai sarana mendamaikan, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan menyebarkan kebaikan. Menjaga lisan diharapkan dapat memperkuat keimanan, mendorong amal saleh, serta melindungi hati dan pikiran dari kebencian dan prasangka buruk.


Ia mengingatkan bahwa ketakwaan tidak hanya tercermin dalam pelaksanaan ibadah ritual, tetapi juga dalam akhlak, kebersihan hati, kejujuran, dan perkataan yang membawa manfaat bagi sesama.

Komentar

Tampilkan

  • Tgk H Abrar Zym Ingatkan Jaga Lisan, Hindari Fitnah dan Ghibah di Mimbar Masjid Raya Baiturrahman Aceh
  • 0


Jadwal Shalat

”jadwal-sholat”