Banda Aceh - Panitia Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah mengumumkan daftar para pemenang dari berbagai jenjang pendidikan yang ikut memeriahkan kegiatan menyambut Tahun Baru Islam di Kota Banda Aceh, Selasa (16/6/2026).
Pawai yang digelar oleh Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh melalui UPTD Pengelola Masjid Raya Baiturrahman Aceh tersebut diikuti oleh ribuan peserta dari tingkat PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA.
Para peserta dinilai berdasarkan kreativitas, kekompakan, penampilan serta pesan syiar Islam yang ditampilkan selama pawai berlangsung.
Berikut daftar lengkap peringkat juara Pawai 1 Muharram 1448 Hijriah.
Kategori PAUD/TK
- Juara 1: TK Permata Hati
- Juara 2: TK Bhayangkari
- Juara 3: TK Kartika XIV-11
- Juara Harapan 1: TK Negeri 7 Banda Aceh
- Juara Harapan 2: KB Kiddy Kid Center/SPS Al Hamdi
- Juara Harapan 3: SPS Taman Firdaus/SPS Ceria Ceurih/KB Sinyak Meutuah/KB Al Fatih
Kategori SD/MI
- Juara 1: MIN 1 Kota Banda Aceh
- Juara 2: SDN 2 Banda Aceh
- Juara 3: MIN 8 Kota Banda Aceh
- Juara Harapan 1: SD Islam Al Azhar Cairo
- Juara Harapan 2: SDN 1 Banda Aceh
- Juara Harapan 3: MIS Lamgugob
Kategori SMP/MTs
- Juara 1: MTsN 1 Banda Aceh
- Juara 2: SMPN 7 Banda Aceh
- Juara 3: SMPN 19 Banda Aceh
- Juara Harapan 1: SMPN 3 Banda Aceh
- Juara Harapan 2: SMP Islam Al Azhar Cairo
- Juara Harapan 3: SMPN 1 Banda Aceh
Kategori SMA/SMK/MA
- Juara 1: MA Darul Ulum
- Juara 2: SMAN 1 Banda Aceh
- Juara 3: MAN 3 Banda Aceh
- Juara Harapan 1: MAN 1 Banda Aceh
- Juara Harapan 2: SMAN 9 Banda Aceh
- Juara Harapan 3: SMAN 2 Banda Aceh
Untuk diketahui, Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh menyediakan total hadiah sebesar Rp40.050.000 bagi para pemenang. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan uang pembinaan sebesar Rp25.000.000 untuk dibagikan kepada seluruh peserta.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DSI Aceh, Marzuki SAg MH, dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan pawai tersebut melibatkan pelajar dari Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.
Peserta pawai berasal dari berbagai jenjang pendidikan, terdiri atas 10 grup PAUD/TK, 8 grup SD/MI, 10 grup SMP/MTs, serta 13 grup SMA/SMK/MA. Dengan demikian, jumlah peserta yang ambil bagian dalam menyemarakkan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah ini mencapai 41 grup.
Seluruh peserta menampilkan beragam kreasi bernuansa Islami untuk memeriahkan peringatan hijrahnya Rasulullah dari Kota Mekkah menuju Madinah
“Momentum 1 Muharram bukan sekadar pergantian tahun, tetapi menjadi ajang refleksi dan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Melalui pawai ini, kita ingin menumbuhkan semangat syiar Islam di kalangan pelajar dan masyarakat,” ujar Marzuki.
Sementara itu, Gubernur Aceh melalui Asisten III Pemerintah Aceh, Dr A Murtala MSi, menyampaikan bahwa bulan Muharram harus menjadi momentum bagi masyarakat Aceh untuk terus menggelorakan semangat syiar Islam di Tanah Rencong yang dikenal sebagai Serambi Mekkah.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Tahun Baru Islam, seperti menjaga ukhuwah, memperkuat persatuan, menumbuhkan sikap saling menghormati, serta menghidupkan semangat gotong royong, merupakan fondasi penting dalam mewujudkan Aceh yang maju, damai, dan sejahtera.
“Atas nama Pemerintah Aceh, saya mengucapkan selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Semoga tahun baru ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kemajuan bagi Aceh, serta semakin memperkuat tekad kita untuk membangun daerah yang maju, bermartabat, dan berlandaskan nilai-nilai Islam,” ujar Murtala saat membacakan sambutan Gubernur Aceh.
Selain itu, Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Aceh melalui Wakil I Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Tgk H Ishak Ahmad atau akrab disapa Abi Ishak Lamkawe, menyebutkan bahwa peringatan Tahun Baru Islam harus dimaknai sebagai momentum untuk melakukan introspeksi diri dan memperbaiki kehidupan sebagai seorang muslim.
Menurutnya, semangat hijrah yang diwariskan Rasulullah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perubahan sikap, perilaku, dan pola pikir menuju kehidupan yang lebih baik sesuai tuntunan Islam.
“Muharram mengajarkan kepada kita tentang pentingnya perubahan. Hijrah Rasulullah menjadi teladan bagi umat Islam untuk meninggalkan kebiasaan yang kurang baik menuju kehidupan yang lebih taat, lebih berakhlak, dan lebih bermanfaat bagi sesama,” ujar Abi Ishak.
Adapun Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Kota Banda Aceh mengambil rute yang berbeda sesuai jenjang pendidikan peserta.
Rombongan PAUD/TK bergerak dari Lapangan Blang Padang menuju Pendopo Gubernur Aceh dan berakhir di Museum Aceh.
Sementara peserta dari SD/MI menempuh rute dari Lapangan Blang Padang menuju Simpang Jam, kemudian melintasi Pendopo Gubernur Aceh, Simpang Kodim dan berakhir di kawasan Masjid Raya Baiturrahman Aceh melalui pintu parkir bawah sebelah utara.
Sedangkan peserta dari tingkatan SMP/MTs serta SMA/SMK/MA menempuh jarak rute yang lebih panjang. Pawai dimulai dari Lapangan Blang Padang menuju Simpang Jam, Pendopo Gubernur, Simpang Kodim, kemudian melintasi area pintu menara Masjid Raya Baiturrahman, Jembatan Pante Pirak, Simpang Lima, Kodam (Jalan Sri Ratu Safiatuddin), kawasan Rex Peunayong, Jembatan Peunayong, Merduati (PLN), Pasar Aceh, dan berakhir di pintu utara Masjid Raya Baiturrahman Aceh.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penampilan peserta terbaik serta penyerahan hadiah kepada para pemenang yang dinilai berdasarkan aspek kreativitas, kekompakan, kerapian, dan pesan syiar Islam yang disampaikan dalam pawai.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Aceh berharap semangat hijrah dan syiar Islam terus tumbuh di kalangan generasi muda serta menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Aceh sehari-hari.

.jpg)






.jpg)

