-->

Back Groud MRB (atas)


 

Pengumuman

Jadwal Shalat

Isra’ Dan Mi’raj Dan Pohon Neraka; Ujian Iman Dari Allah SWT

mrb
Thursday, July 3, 2025, July 03, 2025 WIB Last Updated 2025-07-04T00:05:59Z

 

Prof. Dr. Tgk. H. Azman Ismail, Lc.,MA
(Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman)

QS. Al-Isra’ ayat 60:

Artinya: "Dan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepadamu: 'Sesungguhnya Tuhanmu meliputi manusia.' Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai cobaan bagi manusia dan (demikian pula) pohon yang dilaknat dalam Al-Qur'an. Dan Kami menakut-nakuti mereka, tetapi yang demikian itu hanyalah menambah besar kedurhakaan mereka" (QS. Al-Isra’ ayat 60)

Ayat ini diturunkan sebagai penghiburan dan peringatan kepada Nabi Muhammad dalam menghadapi penolakan dan penentangan dari kaum musyrikin Mekah. Allah SWT menegaskan bahwa Dia Maha Mengetahui keadaan manusia dan sepenuhnya meliputi mereka dalam ilmu dan kekuasaan-Nya. Ayat ini mengingatkan bahwa segala kejadian yang ditunjukkan kepada Nabi, termasuk peristiwa-peristiwa ghaib dan peringatan-peringatan, mengandung hikmah dan ujian bagi umat manusia.

Jika kita melihat pendapat ulama ulama tafsir, termasuk Ibn Abbas dan Mujahid, menjelaskan bahwa "mimpi" yang dimaksud dalam ayat ini adalah peristiwa Isra' dan Mi'raj, yaitu perjalanan malam Nabi Muhammad dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke langit. Meskipun peristiwa ini sungguh terjadi secara fisik, sebagian orang menyebutnya sebagai “mimpi” karena tampaknya luar biasa dan sulit dipercaya oleh orang-orang yang tidak beriman. Maka peristiwa ini menjadi ujian keimanan bagi mereka—sebagian tetap percaya, namun banyak yang menolak dan mencemooh kejadian tersebut.

Dalam ayat ini juga disebutkan adanya “Pohon yang dilaknat” ini, menurut banyak mufassir seperti Ibn Kathir, adalah pohon Zaqqum, yang disebutkan dalam beberapa tempat lain dalam Al-Qur’an sebagai makanan bagi penghuni neraka sebagaimana juga dijelaskan dalam ayat lain seperti di surat as-shaffat ayat 62-66 dan juga terdapat dalam surat ad-Dukhan  ayat 43-46. Penyebutan pohon ini membuat kaum musyrikin mengejek, menyatakan bahwa tak mungkin ada pohon di neraka yang terbuat dari api. Kamu musyrikin yang mendengar hal ini, justru menertawakan ayat ini, padahal maksudnya adalah sebagai ancaman yang nyata bagi orang-orang yang durhaka kepada Allah SWT.

Allah SWT menyebutkan bahwa dua hal ‘mimpi (Isra’ dan Mi’raj)’ dan ‘pohon Zaqqum’ adalah bentuk fitnah atau ujian. Artinya, peristiwa-peristiwa tersebut akan membedakan antara orang yang benar-benar beriman dan yang hanya mengikut secara membuta. Ujian ini akan menunjukkan siapa yang tetap teguh dalam keimanan dan siapa yang mudah goyah karena keraguan atau ejekan manusia lainnya.

Pada penggalan akhir ayat, Allah SWT berfirman bahwa meskipun telah diberikan peringatan dan ditakut-takuti dengan azab dan tanda-tanda kekuasaan Allah, kaum musyrikin justru semakin mendurhaka. Ini menggambarkan kerasnya hati mereka, sampai-sampai peringatan dan mukjizat tidak membuat mereka tunduk, melainkan makin menantang dan membangkang. Hal ini menjadi peringatan pula bagi generasi sesudahnya untuk tidak bersikap sombong terhadap ayat-ayat Allah.

Inti dari ayat ini mengajarkan bahwa ujian dalam bentuk peristiwa luar biasa adalah cara Allah menyaring keimanan umat manusia. Bagi umat Islam saat ini, peringatan itu tetap relevan. Jangan sampai kita menjadi seperti orang-orang yang menolak kebenaran hanya karena akal kita terbatas. Demikian juga ayat ini juga menegaskan bahwa iman yang sejati diuji dalam ketaatan dan penerimaan terhadap ketetapan Allah, bahkan ketika hal itu tampak di luar nalar manusia. Wallahu a’lam.


Komentar

Tampilkan

  • Isra’ Dan Mi’raj Dan Pohon Neraka; Ujian Iman Dari Allah SWT
  • 0


Jadwal Shalat

”jadwal-sholat”