<head> I’tiqad 50 dalam Mazhab Abu Hasan al-Asy’ari -->

Back Groud MRB (atas)


 

Pengumuman

Jadwal Shalat

I’tiqad 50 dalam Mazhab Abu Hasan al-Asy’ari

mrb
Saturday, April 25, 2026, April 25, 2026 WIB Last Updated 2026-04-26T04:16:26Z

 

Abu Paya Pasi
(Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman)


I’tiqad 50 dalam Mazhab Abu Hasan al-Asy’ari


Mazhab Imam Abu Hasan al-Asy’ari menempatkan aki-dah sebagai fondasi utama dalam kehidupan seorang Muslim. Dasarnya adalah rukun Islam yang lima, dengan yang paling pertama dan paling mendasar ialah mengucapkan dua kalimat syahadat. Namun, syahadat tidak cukup hanya dilafazkan dengan lisan, melainkan harus dibenarkan dalam hati sebagai bentuk keyakinan yang utuh dan kokoh.


Ketika seseorang mengucapkan La ilaha illallah, maka ia tidak sekadar menyebut kalimat tauhid, tetapi juga meyakini sepenuhnya sifat-sifat Allah SWT. Dalam ajaran Asy’ariyah, Allah memiliki 20 sifat wajib yang harus diyakini, serta 20 sifat mustahil sebagai lawannya, dan satu sifat jaiz. Dengan demikian, total ada 41 sifat yang berkaitan dengan keimanan kepada Allah. Keyakinan terhadap sifat-sifat ini menjadi bukti kesempurnaan iman seseorang kepada Allah SWT.


Selanjutnya, ketika me-ngucapkan wa asyhadu anna Muhammadan rasulullah, (beseorang Muslim wajib meyakini sifat-sifat Rasulullah SAW. Terdapat empat sifat wajib bagi Rasul, yaitu ṣidq benar), amanah (terpercaya), tabligh (menyampaikan wahyu), dan fatanah (cerdas). Keempat sifat ini menjadi landasan bahwa Rasulullah adalah utusan Allah yang sempurna dalam menjalankan tugasnya. 


Ṣidq berarti Rasul mustahil berdusta dalam perkataan maupun perbuatannya. Amanah menunjukkan bahwa Rasul tidak mungkin berkhianat. Tabligh berarti seluruh wahyu yang diterima dari Allah disampaikan tanpa disembunyikan sedikit pun. Sedangkan fatanah menggambarkan 
kecerdasan luar biasa yang dimiiki Rasulullah SAW, jauh melampaui manusia biasa.


Contoh kebijaksanaan Rasul dapat dilihat saat peristiwa gerhana matahari. Beliau memimpin salat gerhana dengan bacaan yang panjang. Pada masa itu, hikmahnya mungkin belum sepenuhnya dipahami. Namun di kemudian hari, ilmu pengetahuan menjelaskan bahwa melihat gerha
na secara langsung dapat membahayakan mata. Ini menunjukkan bahwa setiap ajaran Rasul mengandung hikmah yang dalam, meskipun tidak selalu langsung dipahami manusia.


Dari empat sifat wajib Rasul, ditambah empat sifat mustahil
dan satu sifat jazi maka jumlahnya menjadi sembilan. Jika digabungkan dengan 41 sifat Allah, total keseluruhan menjadi 50 sifat yang dikenal sebagai I’tiqad 50. Inilah dasar keyakinan dalam mazhab Abu Hasan al-Asy’ari yang wajib dipahami dan diyakini oleh setiap Muslim agar imannya menja-di sah dan sempurna.                                                

Komentar

Tampilkan

  • I’tiqad 50 dalam Mazhab Abu Hasan al-Asy’ari
  • 0


Jadwal Shalat

”jadwal-sholat”